
Hisense didirikan pada tahun 1969. Perusahaan ini memiliki empat perusahaan tercatat di Shanghai, Shenzhen, Hong Kong, dan Tokyo, yaitu Hisense Visual Technology, Hisense Home Appliances, Sanden Holdings, dan Chuangzhao Optoelectronics. Di bawah naungannya terdapat berbagai merek seperti Hisense, Toshiba TV, Ronshen, gorenje, dan ASKO. Pada tahun 2023, Hisense mempertahankan pertumbuhan yang stabil dengan pendapatan tahunan sebesar 202,2 miliar yuan dan laba kotor sebesar 13,6 miliar yuan, meningkat 11% dari tahun sebelumnya. Pendapatan dari luar negeri mencapai 85,8 miliar yuan, menyumbang 42,5% dari total pendapatan.
Selama bertahun-tahun, Hisense selalu berfokus pada teknologi tampilan dan pemrosesan gambar sebagai inti bisnisnya, dengan tata letak yang mendalam dalam rantai ekologi industri visual. Perusahaan ini berfokus pada tiga skenario utama: rumah, komersial, dan kendaraan. Dua platform teknologi kelas atas yang dikembangkan sendiri, ULED X dan laser display, memimpin secara global. Pada tahun 2023, pengiriman global TV merek Hisense menduduki peringkat kedua dunia selama dua tahun berturut-turut. Pangsa pasar domestik kulkas Hisense di jalur offline menempati posisi kedua, dan nilai ekspor kulkas menempati posisi ketiga di Tiongkok. AC Hisense memperkenalkan teknologi hybrid fresh air pertama, dan pangsa penjualan offline AC fresh air menempati posisi kedua di Tiongkok.

